Convert basic disk to dynamic disk

Ide  tulisan ini saya dapat dari pengalaman konyol saya saat hendak membuat partisi pada hard disk leptop tercinta dengan niat akan diinstal linux. Sistem operasi yang saya gunakan adalah Windows 7. Saat itu saya memakai software bantu EASEUS Partition Master Home Edition. Tapi ternyata saya hanya dapat membuat space kosong (unallocated space). Dengan keinginan yang kuat untuk melakukan partisi maka saya memakai tools bawaan Windows yang terdapat pada Computer Management. Saya melakukan klik kanan pada unallocated space tadi dan memilih New Simple Volume…dan…jreng, terciptalah suatu partisi baru. Tapi tunggu dulu, ada yang aneh dengan tampilan Computer Managementnya. Untuk kolom Layout semua berubah keterangannya menjadi Dynamic…firasat buruk pun muncul. Saya kembali membuka program EASEUS Partition Master Home Edition, dan benar saja partisi saya tidak terbaca lagi.

Pada tulisan ini saya lebih membahas bagaimana sebenarnya merubah basic disk menjadi dynamic disk, dan sebaliknya berikut beberapa wejangan yang mungkin perlu diperhatikan. Continue reading